ref=”http://fahruhandia.files.wordpress.com/2011/12/rapat-organisasi.jpg”>LATAR BELAKANG
Setiap organisasi, baik dalam skala besar maupun kecil, terdapat terjadi perubahan-perubahan kondisi yang dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan eksternal dan internal organisasi. Dalam menghadapi perkembangan dan perubahan yang terjadi maka diperlukan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Proses pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dilakukan agar roda organisasi beserta administrasi dapat berjalan terus dengan lancar
Pengambilan keputusan tersebut dilakukan oleh seorang manajer atau administrator. Kegiatan pembuatan keputusan meliputi pengindentifikasian masalah, pencarian alternatif penyelesaian masalah, evaluasi daripada alternatif-alternatif tersebut, dan pemilihan alternatif keputusan yang terbaik. Kemampuan seorang pimpinan dalam membuat keputusan dapat ditingkatkan apabila ia mengetahui dan menguasai teori dan teknik pembuatan keputusan. Dengan peningkatan kemampuan pimpinan dalam pembuatan keputusan maka diharapkan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang dibuatnya, sehingga akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja organisasi.<a h
Pembuatan keputusan diperlukan pada semua tahap kegiatan organisasi dan manajemen. Misalnya, dalam tahap perencanaan diperlukan banyak kegiatan pembuatan keputusan sepanjang proses perencanaan tersebut. Keputusan-keputusan yang dibuat dalam proses perencanaan ditujukan kepada pemilihan alternative program dan prioritasnya. Dalam pembuatan keputusan tersebut mencakup kegiatan identifikasi masalah, perumusan masalah, dan pemilihan alternatif keputusan berdasarkan perhitungan dan berbagai dampak yang mungkin timbul. Begitu juga dalam tahap implementasi atau operasional dalam suatu organisasi, para manajer harus membuat banyak keputusan rutin dalam rangka mengendalikan usaha sesuai dengan rencana dan kondisi yang berlaku. Sedangkan dalam tahap pengawasan yang mencakup pemantauan, pemeriksaan, dan penilaian terhadap hasil pelaksanaan dilakukan untuk mengevalusai pelaksanaan dari pembuatan keputusan yang telah dilakukan.
Hakikatnya kegiatan administrasi dalam suatu organisasi adalah pembuatan keputusan. Kegiatan yang dilakukan tersebut mencakup seluruh proses pengambilan keputusan dari mulai identifikasi masalah sampai dengan evaluasi dari pengambilan keputusan yang melibatkan seluruh elemen-elemen dalam administrasi sebagai suatu sistem organisasi. Artinya dalam membuat suatu keputusan untuk memecahkan suatu permasalahan yang ditimbulkan dari adanya perubahan-perubahan yang terjadi dalam organisasi dibutuhkan informasi yang cukup baik dari internal maupun eksternal organisasi guna mengambil keputusan yang tepat dan cepat.
Pada akhirnya, kegiatan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat merupakan bagian dari kegiatan administrasi dimaksudkan agar permasalahan yang akan menghambat roda organisasi dapat segera terpecahkan dan terselesaikan sehingga suatu organisasi dapat berjalan secara efisien dan efektif dalam rangka mencapai suatu tujuan organisasi.

TINJAUAN MATERI
Proses pengambilan keputusan dalam organisasi ialah kumpulan yang terdiri dari beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama, didalam organisasi rentan terjadinya selisih pendapat begitu juga keputusan dalam mengambil sikap, dapat diartikan cara organisasi dalam pengambilan keputusan. Terdapat 4 metode bagaimana cara organisasi dalam pengambilan keputusan, ke 4 metode tersebut adalah : yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).
1.Kewenangan Tanpa Diskusi
Biasanya metode ini sering dilakukan oleh para pemimpin yang terkesan militer. mempunyai beberapa keuntungan jika seorang pemimpin menggunakan metode ini dalam pengambilan keputusan, yaitu cepat, maksudnya seorang pemimpin mempunyai keputusan ketika oraganisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk menentukan atau memutuskan kebijakan apa yang harus diambil. Tetapi apabila metode ini sering dipakai oleh pemimpin akan memicu rasa kurang kepercayaan para anggota organisasi tersebut terhadap kebijakan yang telah diambil oleh pemimpin tanpa melibatkan para anggota yang lainnya dalam perumusan pengambilan keputusan.
2.Pendapat Ahli
Kemampuan setiap orang berbeda-beda, ada yang berkemampuan dalam hal politik, pangan, tekhnologi dan lain-lain, sangat beruntung jika dalam sebuah organisasi terdapat orang ahli yang kebetulan hal tersebut sedang dalam proses untuk diambil keputusan, pendapat seorang ahli yang berkopeten dalam bidangnya tersebut juga sangart membantu untuk pengambilan keputusan dalam organisasi.
3.Kewenangan
Setelah Diskusi Metode ini hampir sama dengan metode yang pertama, tapi perbedaannya terletak pada lebih bijaknya pemimpin yang menggunakan metode ini disbanding metode yang pertama, maksudnya sang pemimpin selalu mempertimbangkan pendapat atau opini lebih dari satu anggota organiasi dalam proses pengambilan keputusan. Terdapat kelemahan didalam metode ini, setiap anggota akan besaing untuk mempengaruhi pemimpin bahwa pendapatnya yang lebih perlu diperhatikan dan dipertimbangkan yang ditakutkan pendapat anggota tersebut hanya mamberikan nilai positif untuk dirinya dan merugikan anggota organisasi yang lai.
4.Kesepakatan
Dalam Metode ini, sebuah keputusan akan diambil atau disetujui jika didalam proses pengambilan keputusan telah disepakati oleh semua anggota organisasi, secara transparan apa tujuan, keuntungan bagi setiap anggota sehingga semua anggota setuju dengan keputusan tersebut. Negara yang demokratis biasanya akan menggunakan metode ini. Tetapi metode seperti ini tidak dapat berguna didalam keadaan situasi dan kondisi yang mendesak atau darurat disaat sebuah organisasi dituntut cepat dalam memberikan sebuah keputusan.
Keempat metode-metode diatas ialah hasil menurut Adler dan Rodman, satu sama lainnya tidak dapat dikatakan metode satu terbaik yang digunakan dibanding metode yang lainnya, dapat dikatakan efektif jika metode yang mana yang paling cocok digunakan dalam keadaan dan situasi yang sesuai.
HASIL WAWANCARA
Pertanyaan :
1. Bagaimana cara atau proses pengambilan suatu keputusan yang dilakukan perusahaan ini jika terjadi suatu kesalahan yang disebabkan oleh pegawai?
2. Apakah perlu pengambilan keputusan dilakukan dalam suatu perusahaan? Jelaskan
3. Jika perusahaan ini pendapatannya terus menurun setiap tahunnya. Kebijakan apa yang akan dilakukan oleh perusahaan untuk menanggulanginya.?
4. Siapa yang biasa mengambil keputusan dan menetapkan kebijakan perusahaan?
5. Menurut anda apakah itu pengambilan keputusan dalam suatu perusahaan?
Jawab :
1. Tergantung dari seberapa fatal pegawai itu melakukan kesalahan, biasanya kami akan memaggil pihak yang bersangkutan untuk dimintai keterangan, hal ini biasa dilakukan oleh manajemen personalia. Jika kesalahan sudah tidak dapat di tolelir lagi, maka kami akan memberhentikan pegawai tersebut, tapi jika kesalahan masi ringan, kami biasanya memberikan peringatan. Semua hal ini tentu saja diputuskan berdasarkan bukti yang telah ada/kongkrit
2. Tentu saja sangat perlu, mengingat tiap tiap hal yang kami lakukan memiliki beberapa option, yang semuanya sangat sulit untuk memutuskan mana yang terbaik, karena keputusan yang akan diambil bisa saja bukan membuat perusahaan menjadi lebih maju, melainkan menjadi semakin terbelakang. oleh karena itu sangat dianjurkan untuk mengetahui secara mendetail tiap-tiap option atau kebijakan yang akan diambil. Dan setelah itu barulah diambil keputusan.
3. Biasanya perusahaan pusat akan mengirim tim survey untuk melihat apa yang menyebabkan anak perusahaannya ini mengalami penurunan pendapatan. Disamping itu perusahaan akan terus mencari apa kendala dan bagaimana cara mengatasinya agar dapat menjadi daya tambah dalam perusahaan ini kedepannya agar tidak terjadi kesalahan yang sama. Kebijakannya biasanya adalah pengurangan pegawai dengan cara melihat kinerja para pegawai, melakukan promosi besar-besaran untuk menarik perhatian para wisatawan.
4. Kebijakan perusahaan ditentukan oleh perusahaan pusat yaitu Aerowisata Garuda Indonesia. Tetapi peran serta hotel ini dan tiap tiap departemennya juga diperhatikan dalam pengambilan keputusan perusahaan dengan persetujuan owner tentunya, atau wakilnya dalam perusahaan tersebut yaitu GM(general manager)
5. Suatu tindakan yang harus di lakukan untuk dapat memajukan dan menyelesaikan masalah dalam suatu perusahaan. Tetapi keputusan yang diambil itu pun harus dengan pertimbangan yang matang tentang bagaimana jadinya perusahaan itu mendatang setelah keputusan diambil.

PEMBAHASAN
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PERUSAHAAN
Pengambilan keputusan adalah bagian kunci kegiatan manajajer. Kegiatan ini memainkan peranan penting, terutama bila manajer melaksanakan fungsi rencana. Pengambilan keputusan dapat didefinisikan sebagai penentuan kegiatan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Manajer akan membuat tipe-tipe keputusan yang berbeda sesuai perbedaan kondisi dan situasi yang ada. Keputusan dibedakan menjadi 2, yaitu:
1. Keputusan-kepputusan yang diprogramkan (programmed decisions)
2. Keputusan-keputusan yang tidak diprogramkan (non-programmed decisions).
Tingkat ketidakpastian dalam berbagai situasi akan berbeda-beda oleh karena itu, manajer akan menghadapi tiga macam situasi, yaitu:
1. Dalam kondisi kepastian (certainy),
2. Dalam kondisi risiko (risk),
3. Dalam kondisi ketidakpastian.
Proses pembuatan keputusan
1. pemahaman dan perumusan masalah,
2. pengumpulan dan analisa data yang relevan,
3. pengembangan alternatife-alternatif,
4. evaluasi alternatife-alternatif,
5. pemilihan alternative terbaik,
6. implementasi keputusan,
7. evaluasi hasil-hasil keputusan.

Keterlibatan Bahan dalam pengambilan keputusan
pengambilan keputusan kelompok banyak manajer merasa keputusan-keputusan yang dibuat kelompok, seperti panitia, lebih efektif karena mereka memaksimumkan pengetahuan yang lain. Manajer lainnya sangat keras menghindari keterlibatan kelompok, karena mereka merasa hal itu lambat, tidak ptaktis dan sering mengjasilkan keputusan-keputusan yang kurang berbobot. Berbagai Gaya Pembuatan Keputusan Manajemen
A. manajer membuat keputusan sendiri,
B. manajer mendapatkan informasi yang diperlukan dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai.
C. Manajer membicarakan masalah dengan yang lain dan mendapat gagasan-gagasan dan saran-sara.
D. Manajer membicarakan situasi keputusan dengan lainnya sebagai suatu kelompok dan kelompok menyusun dan menilai alternatif-alternatif.
E. Manajer membicarakan situasi keputusan dengan lainnya sebagai suatu kelompok dan kelompok menyusun dan memilih alternatif-alternatif.
METODE-METODE KUANTITATIF DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN
Teknik-tekniknya antara lain:
1. Management science
2. Operations research
Cirri-ciri riset operasi:
1. Terpusat pada pembuatan keputusan,
2. Penggunaan metode ilmiah,
3. Penggunaan model matematika,
4. Efektivitas ekonomis,
5. Bergantung pada computer,
6. Pendekatan tim,
7. Orientasi sistem.
Tahap-tahap pendekatan riset:
1. diagnosa masalah,
2. perumusan masalah,
3. pembuatan model,
4. analisa model,
5. implementasi penemuan.
Beberapa model dan teknik riset operasi: programasi linier teori antrian analisa network teori permainan model rantai mảkov programasi dinamik simulasi Aplikasi teknik-teknik riset operasi yaitu masalah-masalah persediaan alokasi antrian (garis-tunggu) pengurutan routing (scheduling) penggantian persaingan pencarian.Analisa proses pengambilan keputusan dalam senggigi beach Lombok Menurut perusahaan pengambilan keputusan dalam suatu perusahaan adalah. Suatu tindakan yang harus di lakukan untuk dapat memajukan dan menyelesaikan masalah dalam suatu perusahaan. Tetapi keputusan yang diambil itu pun harus dengan pertimbangan yang matang tentang bagaimana jadinya perusahaan itu mendatang setelah keputusan diambil..cara atau proses pengambilan suatu keputusan yang dilakukan perusahaan ini jika terjadi suatu kesalahan yang disebabkan oleh pegawai adalah Tergantung dari seberapa fatal kah pegawai itu melakukan kesalahan, biasanya perusahaan akan memanggil pihak yang bersangkutan untuk dimintai keterangan, hal ini biasa dilakukan oleh manajemen personalia. Jika kesalahan sudah tidak dapat di tolelir lagi, maka perusahaan akan memberhentikan pegawai tersebut, tapi jika kesalahan masih ringan, perusahaan biasanya memberikan peringatan. Semua hal ini tentu saja diputuskan berdasarkan bukti yang telah ada atau kongkrit. Perlunya pengambilan keputusan dilakukan dalam suatu perusahaan , mengingat tiap-tiap hal yang perusahaan lakukan memiliki beberapa option, yang semuanya sangat sulit untuk memutuskan mana yang terbaik, karena keputusan yang akan diambil bisa saja bukan membuat perusahaan menjadi lebih maju, melainkan menjadi semakin terbelakang. oleh karena itu sangat dianjurkan untuk mengetahui secara mendetail tiap-tiap option atau kebijakan yang akan diambil. Dan setelah itu barulah diambil keputusan. Jika perusahaan ini pendapatannya terus menurun setiap tahunnya. Kebijakan yang akan dilakukan oleh perusahaan untuk menanggulanginya adalah Biasanya perusahaan pusat akan mengirim tim survey untuk melihat apa yang menyebabkan anak perusahaannya ini mengalami penurunan pendapatan. Disamping itu perusahaan akan terus mencari apa kendala dan bagaimana cara mengatasinya agar dapat menjadi daya tambah dalam perusahaan ini kedepannya agar tidak terjadi kesalahan yang sama. Kebijakannya biasanya adalah pengurangan pegawai dengan cara melihat kinerja para pegawai, melakukan promosi besar-besaran untuk menarik perhatian para wisatawan. Yang biasa mengambil keputusan dan menetapkan kebijakan perusahaan adalah oleh perusahaan pusat yaitu Aerowisata Garuda Indonesia. Tetapi peran serta hotel ini dan tiap-tiap departemennya juga diperhatikan dalam pengambilan keputusan perusahaan dengan persetujuan owner tentunya, atau wakilnya dalam perusahaan tersebut yaitu GM(general manager).

About these ads

About Handia Fahrurrozi

Bebas namun beraturan, kegagalan adalah keberhasilan yang tidak diperjuangkan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s